MAROS – Dedikasi terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan Bupati Maros, Chaidir Syam. Di tengah tanggung jawab besar memimpin pemerintahan daerah, ia sukses meraih gelar Doktor Ilmu Politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Rabu, 11 Februari 2026. Capaian ini menjadi gelar doktor keduanya setelah sebelumnya menyandang Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Dalam ujian promosi doktor yang berlangsung di Auditorium Prof. A. Amiruddin Fakultas Kedokteran Unhas, Chaidir Syam mempertahankan disertasi berjudul “Partai Politik Dalam Perspektif Demokrasi: Studi Fenomenologi Calon Tunggal pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Maros 2024.”

Penelitian tersebut mengupas secara mendalam dinamika demokrasi lokal, khususnya fenomena calon tunggal dalam Pilkada serta bagaimana partai politik menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya dalam sistem demokrasi daerah. Kajian ini dinilai relevan dengan perkembangan politik kontemporer, terutama dalam memperkuat kualitas demokrasi dan partisipasi publik.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unhas, Prof. Dr. Phil. Sukri, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa proses ujian berjalan lancar, penuh argumentasi ilmiah, dan menunjukkan kedalaman analisis akademik dari promovendus.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan publik dapat berjalan beriringan dengan komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Tidak banyak kepala daerah yang mampu menyelesaikan dua program doktor dari disiplin ilmu berbeda di tengah kesibukan mengelola pemerintahan.
Atas capaian tersebut, Keluarga Besar PT. Media 212 Group dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) 212 Maros turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Maros.
Direktur PT. Media 212 Group sekaligus mewakili Keluarga Besar LBH 212 Maros, Abhel Abu Fayyadh Faruq, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Maros, menyampaikan langsung ucapan selamatnya.

“Atas nama keluarga besar PT. Media 212 Group dan LBH 212 Maros, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Bupati Maros, Chaidir Syam, atas diraihnya gelar Doktor Ilmu Politik di Universitas Hasanuddin. Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Maros dan menjadi contoh nyata bahwa pendidikan adalah investasi kepemimpinan jangka panjang,” ujar Abhel.
Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut menunjukkan integritas intelektual seorang pemimpin yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga memperkuat kapasitas akademiknya dalam memahami persoalan hukum, politik, dan tata kelola pemerintahan.
“Semoga ilmu yang diperoleh dapat semakin memperkuat kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memperkokoh demokrasi lokal, serta mendorong pembangunan Maros yang lebih maju, adil, dan transparan,” lanjutnya.
Menurut Abhel, keberhasilan ini juga menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Maros untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan, serta membuktikan bahwa jabatan dan kesibukan bukanlah penghalang untuk terus belajar dan berprestasi.
Capaian dua gelar doktor dari dua disiplin berbeda tersebut kini menempatkan Chaidir Syam sebagai salah satu kepala daerah dengan latar belakang akademik yang kuat, sekaligus mempertegas komitmennya dalam membangun Maros berbasis ilmu pengetahuan dan nilai-nilai demokrasi.






















