media212.id – MAROS | Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. KH. Nasaruddin Umar, MA, melakukan kunjungan kerja perdana ke Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/10/2025). Dalam kunjungan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut, Menag hadir dalam tiga agenda penting yang sarat nilai keagamaan dan kebangsaan.
Kunjungan dimulai pukul 08.00 WITA di Ruang Pola Kantor Bupati Maros. Menag bersama rombongan disambut Bupati Maros beserta jajaran pemerintah daerah. Agenda utama adalah pelaksanaan kick off program “Maros sebagai Kota Wakaf.” Dalam kesempatan itu, Menag menekankan pentingnya penguatan literasi wakaf sebagai instrumen pembangunan umat sekaligus pilar ekonomi keumatan yang berkelanjutan.
Usai agenda tersebut, pukul 11.00 WITA, Menag melanjutkan perjalanan ke Desa Tambua, Kecamatan Lau. Di sana, ia melakukan ziarah ke makam ulama kharismatis Syekh Djamaluddin Assegaf al-Khalwaty atau yang dikenal sebagai Puang Ramma. Beliau merupakan Mursyid ke-12 Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassary sekaligus tokoh penting dalam sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama (NU) di Sulawesi Selatan. Kehadiran Menag di makam Puang Ramma menjadi penghormatan atas jasa besar ulama dalam menyebarkan Islam dan menjaga tradisi keilmuan di tanah Bugis-Makassar.
Agenda terakhir berlangsung pada pukul 12.00 WITA di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, Desa Soreang, Kecamatan Lau. Pesantren yang didirikan oleh almarhum Anregurutta H.M. Sanusi Baco, Lc., pada tahun 2002 itu tengah menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam kesempatan tersebut, Menag turut bersilaturahmi dengan para ulama, santri, dan masyarakat setempat, sekaligus memberikan tausiah singkat tentang teladan Rasulullah SAW dalam membangun peradaban Islam yang moderat dan rahmatan lil alamin.
Kunjungan bersejarah ini menjadi catatan penting bagi Kabupaten Maros. Selain memperkuat peran daerah sebagai Kota Wakaf, juga menghidupkan kembali semangat kebersamaan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman di Sulawesi Selatan.


























