MAROS – Momen haru mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Sulawesi Selatan di Lapangan Pallantikang, Minggu (12/4/2026) malam. Di tengah kemeriahan ribuan pengunjung, seorang anak sempat dilaporkan hilang dari pengawasan orang tuanya.
Kejadian tersebut langsung mendapat perhatian dari rekan-rekan media di lokasi. Dengan sigap, tim media Maros bergerak melakukan pencarian di sekitar area kegiatan hingga akhirnya berhasil mengamankan anak tersebut dalam kondisi selamat.
Tidak hanya itu, demi mempercepat pertemuan dengan keluarganya, anak tersebut langsung dibawa ke atas panggung utama. Di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan, pengumuman pun disampaikan secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Melalui pengeras suara, gubernur mengimbau orang tua dari anak tersebut untuk segera naik ke panggung. Suasana yang semula dipenuhi kemeriahan seketika berubah haru saat sang orang tua datang dan memeluk anaknya di atas panggung, disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata peran penting insan media tidak hanya sebagai peliput, tetapi juga bagian dari garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah kegiatan besar masyarakat.
Sementara itu, pembukaan MTQ XXXIV Sulsel tetap berlangsung semarak. Kegiatan yang diikuti 1.044 peserta dari 24 kabupaten/kota ini resmi dibuka dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Sulsel.
Berbagai rangkaian acara seperti defile kafilah, pertunjukan seni kolosal, hingga hiburan religi turut menyemarakkan malam pembukaan yang dipadati masyarakat dari berbagai daerah.
Ketua panitia, Muetazim Mansyur, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ akan berlangsung hingga 18 April 2026 dengan mempertandingkan delapan cabang lomba. Seluruh aspek teknis, termasuk pengamanan, disebut telah dipersiapkan secara maksimal.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, turut memberikan apresiasi atas gerak cepat rekan-rekan media dalam menangani insiden tersebut.
“Ini menjadi contoh nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan sangat penting. Alhamdulillah anak tersebut bisa segera ditemukan dan dipertemukan kembali dengan orang tuanya,” ujarnya.
Selain sebagai ajang syiar Islam, MTQ XXXIV juga memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui aktivitas UMKM dan pameran yang ramai dikunjungi.
Dengan adanya kejadian ini, pembukaan MTQ XXXIV Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros tidak hanya dikenang karena kemegahannya, tetapi juga karena nilai kemanusiaan dan solidaritas yang ditunjukkan oleh semua pihak, khususnya peran aktif teman-teman media Maros dalam membantu sesama. (*)






















