PT. MEDIA 212 GROUPMAROS — Suasana Kantor Desa Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, ramai dipadati warga pada Sabtu pagi. Ratusan masyarakat dari berbagai dusun antusias mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar melalui kolaborasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar bersama Pemerintah Desa Lekopancing.
Kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga membawa konsep kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan keluarga.
Menariknya, setiap warga yang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan mendapatkan bibit tanaman produktif untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing. Bibit yang dibagikan antara lain pohon sirsak, jambu, jeruk nipis hingga daun salam.
Kepala Desa Lekopancing, Kaluddin Rapi, S.Sos., mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyambut baik kolaborasi antara pemerintah desa dengan mahasiswa Unismuh Makassar.
“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif adik-adik mahasiswa Unismuh Makassar yang telah memilih Desa Lekopancing sebagai lokasi pengabdian. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat untuk memantau kondisi kesehatan secara berkala tanpa harus jauh-jauh ke fasilitas kesehatan,” ujar Kaluddin.
Menurutnya, pemberian bibit tanaman juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah agar lebih produktif.
“Selain diperiksa kesehatannya, warga juga kami bekali bibit tanaman seperti sirsak, jambu, jeruk nipis dan daun salam. Harapannya, pekarangan rumah warga tidak hanya hijau dan asri, tetapi juga dapat menghasilkan buah maupun bumbu dapur yang bermanfaat bagi keluarga,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean warga yang mengikuti pemeriksaan tensi darah, pengecekan gula darah hingga konsultasi kesehatan umum. Para mahasiswa Unismuh Makassar turut memberikan pelayanan dengan ramah sehingga warga, termasuk lansia dan anak-anak, merasa nyaman selama kegiatan berlangsung.
Kades Ingatkan Warga Waspada Potensi Kebakaran
Di sela kegiatan tersebut, Kaluddin Rapi juga kembali mengingatkan seluruh masyarakat Desa Lekopancing agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan kondisi cuaca yang dinilai cukup rawan.
Ia meminta warga memperhatikan kondisi rumah ketika hendak meninggalkan kediaman serta berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran sampah.
“Warga harus tetap waspada. Ketika meninggalkan rumah, pastikan kondisi rumah benar-benar aman. Begitu juga saat melakukan pembakaran sampah, jangan ditinggalkan begitu saja karena kondisi cuaca saat ini sangat mudah memicu terjadinya kebakaran,” tegas Kaluddin.
Menurutnya, imbauan tersebut bukan kali pertama disampaikan. Pemerintah Desa Lekopancing telah berulang kali mengingatkan masyarakat, baik melalui pertemuan warga maupun melalui jajaran kepala dusun dan Rukun Tetangga (RT) di wilayah Desa Lekopancing.
Kaluddin berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan, sehingga potensi terjadinya kebakaran dapat dicegah sejak dini.
Kolaborasi antara mahasiswa Unismuh Makassar dan Pemerintah Desa Lekopancing ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pemeriksaan kesehatan semata, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan, lingkungan, ketahanan pangan keluarga serta pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara berkelanjutan.
Pewarta,
Andi Harjan






















